Tuesday, March 8, 2016

Gerhana Matahari Dulu dan Sekarang


Hari ini saya merasa semua orang heboh dengan akan hadirnya gerhana matahari esok pagi. Rekan-rekan guru, siswa-siswi,  bahkan anak-anak di rumah pun tak mau kalah untuk memperbincangkan topik ini. Apalagi suami. Sejak kemarin sudah sibuk searching seluk-beluk gerhana matahari dan tata cara shalat kusuf. Tugas sebagai anggota DKM katanya.
Kalau Allah berkehendak, besok adalah kali kedua saya ikut merasakan gempitanya orang-orang menyambut gerhana matahari. Kira-kira 30 tahun yang lalu, waktu saya masih kelas 3 SD ( kalau tidak salah), sambutan masyarakat akan fenomena alam yang langka ini juga sangat luar biasa. Sampai-sampai turis mancanegara pun berbondong-bondong ke Indonesia untuk ikut menyaksikannya. Mereka membawa peralatan yang serba canggih untuk bisa menikmati keindahan alam yang hanya akan terjadi 30 tahun lagi itu.
Berbeda dengan para turis itu, kami, warga desa, hanya bisa melihat keajaiban alam itu melalui layar televisi hitam putih. Namanya juga hitam putih, jadi yang dilihat ya hanya bulatan hitam bulan yang menutupi matahari. Nggak ada indah indahnya pisan. Sedangkan mereka, para bule itu, bisa leluasa memandang keindahan langka itu dengan lensa mereka. Di luar rumah! Bagaimana dengan kami? Hanya bisa berdiam di dalam rumah karena takut mata akan buta bila sampai terkena sinar sang mentari yang sedang dimakan buto (raksasa).
Itu dulu. Sekarang? Ketakutan itu sudah tidak ada. Berkat informasi dan teknologi yang serba canggih, kita tahu bahwa peristiwa alam ini tidak berbahaya. Asalkan tidak melihat langsung ke matahari, maka tak akan terjadi apa-apa. Melihatnya dari tivi yang di rumah saja. Kalau ke matahari langsung, bisa gosong. (Hehe ... Ngaco nih tulisannya).
Alhamdulillah, sekarang gempita sambutan masyarakat berupa ajakan dan seruan untuk melaksanakan sholat sunah kusuf. Hampir di setiap masjid akan dilaksanakan sholat ini. Suatu kemajuan yang menggembirakan dan harus disyukuri. Semangat untuk syiar Islam tumbuh di mana-mana bagai jamur di musim hujan. Dan, memang sekarang sedang musim hujan. Pas banget!
Selamat menunaikan sholat sunah kusuf besok pagi!
Dan selamat menikmati keajaiban alam yang langka!
#OneDayOnePost
#MenulisSetiapHari

No comments: