Tuesday, May 18, 2021

Penjaga Baitul Maqdis

Bismillaah
Aku hanya ingin tenang bermunajat kepada Rabb-ku
Namun kau datang mengusik
Aku hanya ingin menikmati sepuluh malam terakhir Ramadhan
Dengan berdiam di masjid yang diberkahi ini
Namun kau justru mencari masalah


Tak ada yang ingin mengganggumu
Apalagi cari masalah denganmu
Namun kau seperti kehilangan lawan tanding
Sehingga kami yang sedang khusyuk
Menangisi Ramadhan yang akan pergi
Semakin menjerit melihatmu 
Memporak-porandakan Baitul Maqdis yang suci
Bahkan Al-Qur'an suci pun 
Tak luput dari kebiadabanmu

Tanpa pandang bulu
Senjatamu melukai semua
Ibu kami, anak-anak yang tak berdosa
Tak luput dari amukanmu
Tak luput dari hantaman bom yang kau lemparkan

Maka, hari raya kami
Tak lagi berhiaskan kembang api
Melainkan kobaran api
Yang meluluhlantakkan rumah kami
Rumah sakit, masjid, sekolah ...

Tak ada kembang gula apalagi baju baru
Yang ada lautan darah para syuhada
Yang akan berhari raya di sisi Allah
Dengan segala keindahan dan kemewahan surga
Yang tak mungkin ada di dunia
Karena dunia kami tak pernah sepi dari bau mesiu
Tak pernah tentram dari serangan udara
Maupun darat

Tak mengapa
Karena Allah telah menyiapkan
jannah-Nya
Untuk para syuhada
Untuk para penjaga Baitul Maqdis
Yang diberkahi



Si Kecil Pemberani
Bismillaah

Dentuman bom
Desingan peluru
Tak menggoyahkan langkahmu
Menuju rumah Allah


Popor senjata yang mengarah kepadamu
Juga tatapan tajam penuh kebencian
Tak menyurutkan nyalimu
Untuk terus berjalan menuju halaqah

Gedung-gedung runtuh yang hampir mengenaimu
Tangisan pilu teman-teman yang kehilangan ayah ibunya
Bukan penghalang bagimu
Untuk terus membaca 
Juga menghafal kalam-Nya

Rumahmu boleh runtuh tak bersisa
Keluargamu boleh habis kembali ke Sang Pencipta
Namun api di dalam dadamu tak pernah padam
Api yang selalu membakar semangatmu
Untuk menjadi hafidz Qur'an
Sebagai bekalmu untuk berjuang
Melawan zionis yang tak punya hati
Melawan musuh Allah yang keras kepala

Dengan Al-Qur'an bersemayam dalam dadamu
Tak pernah gentar menyerang hatimu
Meski kecil tubuhmu
Namun besar tekadmu
Untuk berjuang
Membebaskan Al Aqsha
Membebaskan Palestina
Dari cengkeraman Yahudi laknatullah



No comments: