Sunday, June 23, 2024

Harta Haram Muamalat Kontemporer

*KAJIAN KAMIS MUSLIMAH Taman Sentosa Cikarang* 

 📝 *Harta Haram Muamalat Kontemporer* 📝
( _BAB Gharar Dalam Muamalat Kontemporer ; Hadiah Komersial, Cindera mata (souvenir), hadiah promosi, hadiah promosi langsung , Kitab Hal. 308, dst_ )
 
🎙️ *Ustadz Erfandoni Tarmidzi, Lc., M.H.I* 
*حفظه الله تعالى*

🎥 Live On ZOOM

📆 20 Juni 2024


🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿🍂

Sedekah dan hadiah adalah hal yang sesuai dengan syariat islam dengan tujuan agar saling mencintai dan menyayangi, namun ada juga hadiah yg akan berbeda hukumnya yg tidak sesuai dengan syariat yg akan berdampak kemudharatan bagi yg lainnya, sehingga hal tsb keluar dari hukum asal sedekah/hadiah itu sndr.

Secara umum memberikan hadiah kepada orang dengan tujuan menumbuhkan cinta dan kasih sayang diantara sesama maka sangatlah dianjurkan dalam syariat islam.

🔷 *Perbedaan Hadiah & Sedekah*

*Sedekah* adalah sesuatu yg diberikan kepada orang lain yang membutuhkan tanpa mengharapkan imbalan, artinya mengharap pahala dari Allah Subhana Wa Ta'Ala.

Ketika memberikan sesuatu kepada yg membutuhkan dengan mengharapkan imbalan hal tersebut bukan sedekah namun berakhir menjadi jual beli

*Hadiah* yaitu sesuatu yg diberikan kepada orang lain tanpa imbalan dengan tujuan mempererat hubungan dan orang yg diberikan hadiah bukan orang yg dalam kondisi ekonomi sulit

📌 *Perbedaan Sedekah & Hadiah*

▪️Keadaan orang yg diberikan, sedekah utk orang yg membutuhkan sedangkan hadiah orang yg tidak mengalami kesulitan ekonomi

▪️Terletak pada tujuan memberikan nya, sedekah mengharapkan pahala Allah dan membantu yg membutuhkan, sedangkan hadiah tidak mengharap imbalan dan tujuannya utk saling mengakrabkan dan mempererat suatu hubungan

Ketika mendapatkan hadiah kita dianjurkan untuk membalasnya, berubah maknanya ketika yg memberi tidak ridho dan mengharapkan balasan menjadi jual beli dan bukan hadiah.

🔷 *Dalil Tentang Memberikan Hadiah*

Tujuan memberikan hadiah adalah saling mengasihi dan menyayangi, sebagaimana hadist berikut :

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, tahaadu tahaabbu,
تَهَادَوْا تَحَابُّوا

“Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.” 

(HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrod, no. 594. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’, no. 1601. Syaikh Musthofa Al-‘Adawi dalam catatan kaki Fiqh Al-Akhlaq menyatakan bahwa sanad haditsnya hasan dengan syawahidnya)

Dalam hadits ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

أَجِيبُوا الدَّاعِىَ وَلاَ تَرُدُّوا الْهَدِيَّةَ وَلاَ تَضْرِبُوا الْمُسْلِمِينَ

“Terimalah hadiah, janganlah menolaknya. Janganlah memukul kaum muslimin.” 

(HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrod, no. 157; Ahmad, 1: 404; Abu Ya’la, 9: 284, Ibnu Abi Syaibah dalam Mushannafnya, 6: 555. Syaikh Musthofa Al-‘Adawi mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih dalam Fiqh Al-Akhlaq, hlm. 69. Hadits ini juga dinyatakan shahih oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’, no. 1616)

*Sumber* https://rumaysho.com/15422-21-faedah-tentang-hadiah.html

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

لَوْ دُعِيتُ إِلَى ذِرَاعٍ أَوْ كُرَاعٍ لاَجَبْتُ وَلَوْ أُهْدِيَ إِلَيَّ ذِرَاعٌ أَوْ كُرَاعٌ لَقَبِلْتُ.

“Kalau aku diundang untuk makan dziraa’ atau kuraa’[3] niscaya aku akan datang, dan kalau aku diberi hadiah dziraa’ atau kuraa’ niscaya aku akan terima.”

*Referensi* https://almanhaj.or.id/1087-hibah-pemberianhadiah.html

🔷 *Kapan Hadiah Menjadi Diharamkan❓*

Ketika seseorang bekerja dan mendapatkan hadiah dari pekerjaan nya maka hal tersebut bukan lagi termasuk hadiah melainkan menjadi hal yg diharamkan (suap), karena dalam pekerjaan nya pekerja tersebut sudah di gaji dan hadiah tersebut diluar gaji nya sehingga jatuh pada harta haram.

Pernah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mempekerjakan seseorang dari bani Asad yang namanya Ibnul Lutbiyyah untuk mengurus zakat. Orang itu datang sambil mengatakan, 
“Ini bagimu, dan ini hadiah bagiku.” 
Secara spontan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri di atas mimbar -sedang Sufyan mengatakan dengan redaksi ‘naik minbar’-, beliau memuja dan memuji Allah kemudian bersabda,

مَا بَالُ الْعَامِلِ نَبْعَثُهُ ، فَيَأْتِى يَقُولُ هَذَا لَكَ وَهَذَا لِى . فَهَلاَّ جَلَسَ فِى بَيْتِ أَبِيهِ وَأُمِّهِ فَيَنْظُرُ أَيُهْدَى لَهُ أَمْ لاَ ، وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لاَ يَأْتِى بِشَىْءٍ إِلاَّ جَاءَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَحْمِلُهُ عَلَى رَقَبَتِهِ ، إِنْ كَانَ بَعِيرًا لَهُ رُغَاءٌ ، أَوْ بَقَرَةً لَهَا خُوَارٌ ، أَوْ شَاةً تَيْعَرُ

“Ada apa dengan seorang pengurus zakat yang kami utus, lalu ia datang dengan mengatakan, “Ini untukmu dan ini hadiah untukku!” Cobalah ia duduk saja di rumah ayahnya atau rumah ibunya, dan cermatilah, apakah ia menerima hadiah ataukah tidak? Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang datang dengan mengambil hadiah seperti pekerja tadi melainkan ia akan datang dengannya pada hari kiamat, lalu dia akan memikul hadiah tadi di lehernya. Jika hadiah yang ia ambil adalah unta, maka akan keluar suara unta. Jika hadiah yang ia ambil adalah sapi betina, maka akan keluar suara sapi. Jika yang dipikulnya adalah kambing, maka akan keluar suara kambing.“

ثُمَّ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى رَأَيْنَا عُفْرَتَىْ إِبْطَيْهِ « أَلاَ هَلْ بَلَّغْتُ » ثَلاَثًا

Kemudian beliau mengangkat kedua tangannya sehingga kami melihat putih kedua ketiaknya seraya mengatakan, ” Ketahuilah, bukankah telah kusampaikan?” (beliau mengulang-ulanginya tiga kali)

*Sumber* https://rumaysho.com/1267-uang-tips-dan-hadiah-khianat.html

🔷 *Hukum Pedagang Memberikan Hadiah Kepada Pelanggan*

Memberikan hadiah kepada pelanggannya hukum nya dibolehkan karena kembali kepada hukum asal hadiah tersebut.

Lalu bagaimana hukumnya jika belanja dengan nominal tertentu maka akan mendapatkan hadiah (baik langsung ataupun melalui undian)❓

Pendapat 1️⃣ *Syeikh Dr. Abdullah Al jibrin*

Hukumnya diharamkan karena hadiah yg dijanjikan tersebut pada hakekatnya hadiah tersebut sudah di anggarkan dana nya dengan cara menaikkan harga barang.

Pendapat 2️⃣ *Syeikh Sholeh Al Fauzan*

Diharamkan karena dapat merugikan pedagang yang lain, karena orang yg menjual dengan sistem ini barangnya lebih laku dari pada pedagang yg tidak memberikan program hadiah tersebut.

Pendapat 3️⃣ *Syeikh Muhammad Al Utsaimin*

Dibolehkan memberikan hadiah langsung, dengan catatan tidak ada program kenaikan barang dari pedagang utk disisihkan sebagai hadiah dan hadiah nya murni dari uang pedagang.

Menjual barang dengan bundling juga termasuk trik pedagang untuk menarik pembeli, jika tidak terdapat unsur yg diharamkan maka diperbolehkan. Adanya kejelasan barang dan harga bagi pembeli sehingga pembeli mengetahui dengan jelas detail n harga produk maka hal tersbeut diperbolehkan.

📌 *Hukum mendapatkan hadiah yg didapat karena mengumpulkan huruf atau stiker tertentu pada suatu produk dan mendapatkan hadiah* ❓

Dilihat dari tujuan ketika orang membeli produk tersebut, jika ingin membeli dengan niat utk mendapatkan hadiahnya maka hukumnya haram dan ada unsur gharar. Karena pada saat membeli tdk bisa memastikan/tidak ada kejelasan mendapatkan hadiah yg diinginkan.

📌 _Mengakibatkan konsumen menjadi boros dan mubazir_

Jika tujuan awal memberi barang memang utk digunakan dan mendapatkan hadiah hanya sebagai pengikut maka hal tersebut tidak termasuk gharar.

Dalil :

QS. Al-A'raf:31
Allah SWT Tak suka orang yang berlebih-lebihan. " Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebih-lebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan."

🔷 *Hukum Membeli Motor & Mendapatkan CashBack Dengam Nominal Tertentu*

Terjadi perbedaan para ulama :

Pendapat 1️⃣ *Syafi'i & Hambali*

Hukumnya mengharamkan, karena terjadi tukar menukar harga/nominal/benda yang berbeda yg akan menyebabkan riba didalamnya.

Hadits Nasai Nomor 4497

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ أَبِي شُجَاعٍ سَعِيدِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ خَالِدِ بْنِ أَبِي عِمْرَانَ عَنْ حَنَشٍ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ فَضَالَةَ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَ اشْتَرَيْتُ يَوْمَ خَيْبَرَ قِلَادَةً فِيهَا ذَهَبٌ وَخَرَزٌ بِاثْنَيْ عَشَرَ دِينَارًا فَفَصَّلْتُهَا فَوَجَدْتُ فِيهَا أَكْثَرَ مِنْ اثْنَيْ عَشَرَ دِينَارًا فَذُكِرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَا تُبَاعُ حَتَّى تُفَصَّلَ

Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Abu Syuja' Sa'id bin Yazid] dari [Khalid bin Abu Imran] dari [Hanasy Ash Shan'ani] dari [Fadhalah bin 'Ubaid],

ia berkata; "saya membeli kalung yang mengandung emas serta mutiara padanya saat Perang Khaibar, dengan harga dua belas dinar. Kemudian saya memisahkannya dan mendapatinya lebih dari dua belas dinar" , kemudian hal tersebut disebutkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu beliau bersabda: 
"Tidak boleh dijual hingga emas tersebut dipisahkan."

Keterangan mengenai riba fadhl terdapat dalam hadits berikut.

الذَّهَبُ بِالذَّهَبِ وَالْفِضَّةُ بِالْفِضَّةِ وَالْبُرُّ بِالْبُرِّ وَالشَّعِيرُ بِالشَّعِيرِ وَالتَّمْرُ بِالتَّمْرِ وَالْمِلْحُ بِالْمِلْحِ مِثْلاً بِمِثْلٍ يَدًا بِيَدٍ فَمَنْ زَادَ أَوِ اسْتَزَادَ فَقَدْ أَرْبَى الآخِذُ وَالْمُعْطِى فِيهِ سَوَاءٌ

“Jika emas dijual dengan emas, perak dijual dengan perak, gandum dijual dengan gandum, sya’ir (salah satu jenis gandum) dijual dengan sya’ir, kurma dijual dengan kurma, dan garam dijual dengan garam, maka jumlah (takaran atau timbangan) harus sama dan dibayar kontan (tunai). Barangsiapa menambah atau meminta tambahan, maka ia telah berbuat riba. Orang yang mengambil tambahan tersebut dan orang yang memberinya sama-sama berada dalam dosa.” 
(HR. Muslim no. 1584)

*Sumber* https://rumaysho.com/364-riba-dalam-emas-dll-riba-fadhl.html

Pendapat 2️⃣

*Syaikhul Ibnu Taimiyah* membolehkan menukar karena bentuk barangnya murni sedangkan yg lainnya berbentuk barang walaupun berbeda barang 

*Imam Malik* Membedakannya dilihat dari tujuan, jika tujuan nya barang/benda yg dibeli dan lebih mahal dari hadiah maka dibolehkan, karena nominal suatu barang hanya pengikut

Umar bin Khaththab Radhiyallahu ‘anhu berkata. Saya mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

وَمَنِ ابْتَاعَ عَبْدًاوَلَهُ مَالٌ فَمَالُهُ لِلَّذِي بَاعَهُ إِلاَّ أَنْ يَشْتَرِ طَ الْمُبْتَاعُ

“Dan barangsiapa membeli budak sedangkan budak itu memiliki harta, maka hartanya milik si penjual, kecuali bila pembeli membuat syarat” 

[Hadits Riwayat Bukhari 2/838 dan Muslim 3/1173]

*Referensi* https://almanhaj.or.id/2020-orang-yang-tidak-berhak-mendapat-harta-waris.html


❓ *Q & A*

1️⃣ *Menghadiri acara walimahan namun ada musik, hukumnya* ❓

Para ulama mengatakan jika terdapat sesuatu yg haram maka tidak wajib bagi kita menghadirinya, namun jika tidak ada sesuatu yg diharamkan maka wajib bagi kita menghadirinya

2️⃣ *Memberi uang kepada petugas kebersihan di masjidil haram ataupun satpam dan petugas kebersihan di perumahan yg sudah mendapatkan gaji* ❓

Tidak boleh memberikan hadiah kepada seseorang yg sudah mendapatkan gaji karena diharamkan, namun petugas bersih2 dan satpam digaji oleh kita selaku penghuni maka tidak mengapa memberikan hadiah kecuali sudah mendapatkan izin dari RT RW setempat ataupun pihak developer.

3️⃣ *Hukum memberi hadiah kepada ustadzah yg mengajar disuatu yayasan diakhir pembelajaran* ❓

Ketika sudah keluar dari yayasan ataupun mendapatkan ijin dari yayasan kepada ustadzah tersebut utk menerima hadiah hukumnya boleh

4️⃣ *Hukum memberikan hadiah kepada guru disekolah yg anaknya sudah lulus/tamat* ❓

Guru tidak boleh menerima hadiah apapun karena sudah digaji, kecuali yayasan nya membolehkan dan memberikan ijin. 

5️⃣ *Hukum gratis ongkir pembayaran non tunai atau potongan harga dng mengisi e wallet saat belanja online* ❓

Jika ada perbedaan pembayaran dengan e wallet dan tunai maka mendapatkan potongan dari pengisian e wallet yg akadnya utang piutang maka tidak boleh mendapatkan potongan dari program tsb hukumnya riba

6️⃣ *Membeli emas dengan dinar berbeda berat riba, maka bgm dng membeli emas uang kertas saat ini maka akan riba juga kah* ❓

Kaedah riba pada pembelian emas dengan dinar dinamakan riba fadhl, namun dibolehkan ketika jenis dan beratnya berbeda misalnya uang 1 jt dituker dng emas 1gr dibolehkan syarat nya harus dibayarkan tunai

7️⃣ *Dalam pembayaran daftar ulang sekolah ada cash back dengan jangka waktu yg ditetapkan apa dibolehkan* ❓

Jasa ditukar dengan uang dimana jika dibayar lbh cepat maka ada potongan hal tersebut tidak ada larangan dan hukumnya boleh

8️⃣ *Jika memberikan hadiah dengan tujuan sedekah kepada satpam apakah dibolehkan* ❓

Wallahu ta'ala a'lam

Sedekah yg kita berikan bukan melihat dia sebagai karyawan namun sebagai kebutuhan karena keadaannya yg kekurangan maka dibolehkan, 

9️⃣ *Jika mendapatkan discount saat belanja online dengan pembayaran e wallet apakah jatuh kepada riba* ❓

E wallet akadnya utang piutang, sehingga jika menggunakan e wallet dan mendapatkan potongan maka jatuh kepada riba, berbeda jika pembayaran tunai dan mendapatkan potongan maka boleh

1️⃣0️⃣ *Memberikan hadiah kepada pelanggan makanan atau minuman❓

Diperbolehkan

1️⃣1️⃣ *Hukum membayar uang daftar sekolah dengan tunai 4jt dan cicil jd 6jt sistem berbeda apakah boleh* ❓

Ada perbedaan para ulama diantaranya tidak boleh membedakan harga tunai dan mencicil, sebagaimana hadist Rasulullah :

“Bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melarang melakukan dua transaksi dalam satu transaksi jual beli.” 

[Hadits ini dishahihkan oleh at-Tirmidzi dan Ibnu Hibban]

Pendapat lainnya mengatakan jika kasus seperti diatas hukumnya dibolehkan, dalilnya Rasulullah pernah membeli satu unta dan ditukar dengan dua unta

Pendapat yg membolehkan kuat pendapat ke 2, maka hukumnya dibolehkan 

Wallahu ta'ala a'lam

1️⃣2️⃣ *Rumah atas nama ibu dan bapak yang membeli, kondisi ibu sakit dan pikun rumah akan dijual pembagian nya bgm? Anak 4 2 laki2 2 anak perempuan dan ada cucu dr anak laki2 sudah meninggal* ❓

Yg kuat buktinya adalah rumah tersebut milik ibu maka warisan dibagi langsung kepada anak2 yg masih hidup saja, maka laki2 2 bagian dan perempuan 1 bagian. Dan cucu terhalang tidak mendapatkan warisan

1️⃣3️⃣ *Penjual cookies, mengadakan sistem tabungan kue paket lebaran 1 jt dicicil 8 bulan dan diberikan saat lebaran tanpa biaya tambahan apakah dibolehkan* ❓

Masuk kedalam penjual jasa akadnya istisna, jumhur ulama mengatakan tidak boleh karena terjadi kepemilikan barang yg blm dimiliki dan ada utang piutang namun mahzab Abu hanifah membolehkan karena menjual jasa bukan barang. Maka sah menjual nya dan sah juga membeli dng mencicil

1️⃣4️⃣ *Hukum membeli emas dengan utang untuk dijadikan mahar* ❓

masuk kedalam riba karena jual beli emas dengan komoditi riba lainnya harus tunai tidak boleh mencicil,

Jika suami tahu mahar yg diberikan tsb hukum nya riba maka haram jatuhnya, jika sah jual beli nya maka maharnya sah yg berdosa suaminya.


✔️ *Silahkan share sebanyak-banyaknya semoga menjadi wasilah pahala jariyah bagi kita semua*

📍 _Semoga bermanfaat & jangan lupa untuk mengamalkan ilmunya_

❌ ```Tidak dibolehkan merubah catatan yang sudah ada tanpa ijin notulen```

Kesempurnaan hanya milik Allah kekurangan dan kealpaan dalam penulisan dan penyampaian sudahlah pasti milik saya pribadi

🙏 _Mohon Maaf Lahir Bathin & Semangat Menuntut Ilmu_

📝 _Ita Ummu Nanda_

Tuesday, June 18, 2024

Tausiyah Terakhir

Rizq Palace, 20 Juli 2024


Bismillah


Inilah tausiyah terakhir di kota suci Makkah, sebelum kami pulang kembali ke tanah air. Tausiyah sekaligus reminder . Semoga bisa terus istiqamah di jalan Allah dan bisa kembali beribadah haji dan umroh ke Tanah Suci, aamiin yaa mujibassaailin 🤲🏻.



Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاِ ذْ تَاَ ذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَاَ زِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَا بِيْ لَشَدِيْدٌ

"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."
(QS. Ibrahim: Ayat 7)

Jangan mengambil kesimpulan berdasarkan fenomena satu ke fenomena yang lain. Tapi bersandarlah kepada Allah, Sang Pencipta.

Ibn Rusyd: Di mana saja kamu berpijak, kamu bertanggung jawab keislaman bumi tersebut.
Bumi itu hidup, dan paling senang bila didiami oleh orang-orang shalih. 

"Bertaqwalah kamu di mana saja kamu berada. Ikuti segala keburukan dengan kebaikan. Karena kebaikan akan menghapus keburukan."

Di Padang Mahsyar, semua kebaikan dan keburukan akan diperlihatkan.

Maksud diampuni/dihapus/ditutup adalah ketika ditimbang semua keburukan diperlihatkan. Lalu diperlihatkan kebaikan yang dapat menutup keburukan tersebut.

Bukti kalau bumi hidup:


وَاَ خْرَجَتِ الْاَ رْضُ اَثْقَا لَهَا 
"dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,"
(QS. Az-Zalzalah: Ayat 2)

Setiap shalat sunnah, geser tempatnya karena bumi yang kita pijak ini akan menjadi saksi.

Subhan:
        Sebelum meninggal, teriak 3 kali. Menjelang sakaratul maut, pandangan mata kita terbuka. Akan terlihat dosa-dosa yang telah diperbuat dan siksa neraka yang akan dialami. 
Subhan diperlihatkan oleh Allah.
Teriakan pertama: kenapa nggak lebih jauh?
Ke-2: Kenapa nggak yang baru?
Ke-3: Kenapa nggak semuanya?

1. Allah perlihatkan pahala menuju ke masjid. Para makhluk berdoa sehingga Allah mengampuni dosa-dosanya, Allah angkat derajatnya.
2. Saat Subhan menuju ke masjid, memakai baju lapisan luar karena dingin. Lalu ada orang yang kedinginan, sehingga ia berikan baju. Ternyata pahalanya sangat luar biasa. Sehingga ia menyesal kenapa tidak memberikan yang baru.
3. Saat pulang dari Masjid, ia sarapan dengan roti dan susu. Ada orang yang kelaparan, setengah bagian roti dan setengah susu. Allah perlihatkan pahala memberi makan orang yang kelaparan. Maka, ia menyesal kenapa tidak memberikan semuanya.

Haji mabrur: kata-katanya lembut, mudah memberi.
Tahu diri, menghargai orang. 

Saat di Arafah, tidak ada yang gedor-gedor pintu kamar mandi.
Di Muzdalifah, mulai terdengar orang yang berkata kasar, tidak sabar.
Di Mina, banyak yang gedor-gedor pintu kamar mandi, marah-marah.
Ajaran shalat yang memajukan peradaban Eropa:
1. Manajemen kebersihan
2. Manajemen waktu
3. Manajemen ketertiban
4. Manajemen ketenangan
5. Manajemen kedamaian
6. 


Dalam Haji kita belajar:
- Ketetapan Allah
- Kesabaran
- Tasamuh, tidak mendzalimi orang 
- peduli
- ketaatan kepada Allah

Orang yang saat ibadah haji tidak melakukan rafats, fusuq, dan jidal, maka saat pulang, ia seperti bayi yang baru lahir.

Jangan mentang-mentang sudah haji (Thawaf ifadhah), buka aurat, teriak-teriak, dan perbuatan yang tidak terpuji lainnya.

Minta kepada Allah agar bisa kembali beribadah haji/umroh berulang-ulang,
Minta diampuni segala kekurangan dan kesalahan selama ibadah haji,
Minta diterima segala rangkaian ibadah haji.




Thursday, June 13, 2024

Hujan Bulan Juni

Hujan Bulan Juni
tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

(1989)

— Sapardi Djoko Damono
Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Hujan_Bulan_Juni_(kumpulan_puisi)


Hari itu, 4 Juni 2024, bertepatan dengan 24 tahun usia pernikahan kami. Tak ada perayaan apa pun. Bahkan, Mas Ery pun sepertinya tidak ingat. Maka, saya pun diam saja.



Pagi itu, ada kabar duka. Ayah mertua Anton, ayahnya Tante Mia, meninggal dunia. Kami pun pergi ke Radio Dalam untuk takziyah. Hari sudah beranjak siang, saat kami berangkat.


Hampir jam 1 siang, kami sampai di Jakarta Selatan. Dan, hujan tiba-tiba mengguyur. Akhirnya, kami pun berhenti di sebuah masjid untuk shalat Dzuhur sekaligus berteduh. Ternyata hujannya sangat deras dan cukup lama. 


Jadi ingat dengan puisi "Hujan Bulan Juni" karya Sapardi Joko Damono. Pertama kali mengenal puisi ini saat bergabung dengan komunitas ODOP (One Day One Post). Sekarang saya sudah tidak bergabung lagi karena anggotanya sudah sangat banyak, mayoritas anak muda yang aktif, sehingga saya kewalahan untuk mengikuti walaupun sekadar mengobrol si grup. Padahal banyak manfaat yang bisa saya dapatkan di grup tersebut. 



Kemarin waktu ada pendaftaran anggota baru yang memakai nama "Oprec" (open recruitment?) saya tawarkan kepada Azmi putri kedua kami. Ternyata temannya juga tertarik untuk bergabung. Semoga mereka pun akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat seperti saya. Tidak hanya ilmu sih, saya juga mendapatkan uang karena komunitas tersebut dengan mengirimkan naskah tulisan ke media cetak maupun digital. Alhamdulillah.



Kembali ke puisi di atas. Hujan di bulan Juni memang sesuatu yang tidak biasanya. Bulan Juni adalah musim kemarau, seharusnya tidak turun hujan. Tapi beberapa kali, sudah turun hujan walaupun kadang-kadang debitnya hanya sedikit sekali. Tetapi, itu pun sangat bermanfaat, terutama di daerah Cikarang yang super panas ini. Hujan menjadi berkah tersendiri bagi kami. 



Seperti pada tanggal 4 tersebut. Hujan menjadikan udara Jakarta tak semenyengat biasanya. Hal ini sangat kami syukuri karena menjadi tidak terlalu kepanasan di sepeda motor.


Ya, ternyata di hari ke-24 tahun pernikahan kami, kami diguyur hujan bulan Juni. Semoga ini menjadi keberkahan untuk kehidupan kami selanjutnya. Semoga Allah menjaga keluarga kami, di dunia dan akhirat. Semoga kami selalu bersama baik di dunia maupun di akhirat. Dan, semoga Allah kumpulkan kami sekeluarga di surga-Nya. Aamiin yaa mujibassaailin 🤲🏻
Kabulkanlah doa kami ya Allah.

Friday, May 31, 2024

Muhasabah

Bismillah 



Tak terasa, hampir setahun bersama anak-anak 6 Asma. Besok, mereka sudah graduation dan meninggalkan AHIS untuk melanjutkan ke jenjang SMP. Memang, ada beberapa yang akan melanjutkan ke SMP AHIS, jadi kemungkinan untuk bertemu lagi masih ada. Walaupun begitu, tetap saja, kemarin merupakan hari terakhir mereka di 6 Asma. Tak dapat dielakkan, uraian air mata menjadi saksi hari terakhir kebersamaan kami.


Sudah menjadi kebiasaan saya, setiap akhir tahun, saya berusaha muhasabah diri, introspeksi diri tentang kinerja saya selama mengajar dan menjadi wali kelas. Biasanya, saya meminta anak-anak untuk mengungkapkan apa yang tidak mereka sukai dari diri saya.


Tahun ini, ada lima kelas 6, tapi yang sempat saya mintai pendapatnya hanya tiga kelas. Yang dua kelas tidak mendapatkan waktu karena harus menyelesaikan materi yang akan diujikan untuk USP (ujian satuan pendidikan).



Dari ketiga kelas tersebut, alhamdulillaah, pandangan mereka terhadap diri saya tidak terlalu buruk. Tidak banyak nilai yang negatif. Ini berbeda dari tahun kemarin dan tahun-tahun sebelumnya. Atau, mereka yang tidak terlalu memperhatikan saya🤔



Beberapa kritikan dari mereka adalah, bahwa tulisan saya di papan tulis kurang besar, sehingga yang duduk di barisan belakang kesulitan membacanya. Yang kedua, kalau mengajar, saya terlalu serius dan kata-kata yang saya gunakan terlalu baku. Tetapi dari beberapa siswa yang lain mengatakan bahwa saya lumayan bagus mengajarnya karena bisa bercanda dengan siswa. 



Selain itu, menurut mereka, saya kalau pakai masker terlihat judes, katanya. Bisa-bisanya mereka itu. Lalu, ada juga yang mengungkapkan bahwa kalau marah, saya terlihat menyeramkan. Iya ya, siapa sih, yang kalau marah terlihat cantik. Tidak ada, sepertinya. Berarti saya tidak boleh marah ya? 
Tapi, kadang-kadang, ada saja sesuatu yang membuat kesal dan marah. Seperti waktu berenang kemarin. Bisa-bisanya mereka keramas di luar kamar mandi. Alasannya, karena shower-nya ada di luar, bukan di dalam kamar mandi. Astaghfirullah. Saat itu, saya benar-benar marah. Belum pernah rasanya, selama mengajar bisa semarah itu. Saya sampai gemetaran. Astaghfirullah. Semoga mereka tidak akan mengulangi lagi. Semoga mereka selalu istiqamah menutup aurat. Aamiin yaa rabbal'aalamiin.



Selain menanyakan pendapat mereka tentang apa yang tidak mereka sukai dari saya dan apa kekurangan saya selama mengajar, saya juga bertanya kepada mereka tentang guru favorit mereka itu yang seperti apa. Saya tidak menanyakan siapa, tapi seperti apa. Tapi ya, ada saja yang menyebutkan nama.



Menurut mereka, guru favorit mereka itu adalah yang
- seru
- asyik
- suka bercanda
- bisa diajak ngobrol
- datang ke kelas tidak langsung menyuruh buka buku, tapi ada apersepsi dulu, seperti bercerita
- mengajarnya bertahap, tidak langsung yang sulit, diulang dulu dari pelajaran sebelumnya, atau kelas sebelumnya
- sering bermain game
- catatannya sedikit, ringkas, padat, dan jelas.



Oiya, terkait dengan pelajaran bahasa Indonesia yang saya ampu, mereka tidak suka kalau saya memberikan 
- teks bacaan yang panjang
- menyuruh untuk berpikir tentang sesuatu yang sulit
- datang ke kelas on time.



Yah, Nak, kalau yang seperti itu ya, sulit dihindari. Namanya bahasa Indonesia ya, harus membaca teks yang panjang. Kalau pendek, ya, untuk kelas 1. Kalian kan, sudah kelas 6. Ini sih, biasanya anak laki-laki. Kalau siswa perempuan, banyak di antara mereka yang sudah terbiasa membaca novel, jadi tidak terlalu masalah dengan bacaan yang panjang. Alhamdulillaah.



Termasuk berpikir hal-hal yang menurut mereka sulit, belum tentu juga. Saya sudah berusaha menyesuaikan dengan kemampuan mereka. Buktinya, setiap ulangan harian, banyak juga yang mendapatkan nilai bagus. Tetapi memang salah satu karakter Gen Z, tidak mau berpikir susah. Maunya yang enak-enak saja. Daya juangnya kurang, tidak seperti generasi sebelumnya. 



Lalu, tentang datang ke kelas on time, itu ya, sudah menjadi kewajiban seorang guru. Kalau terlambat, itu justru suatu kesalahan. Namanya korupsi waktu. Maka, kita harus menghindarinya. Berusaha untuk selalu on time ketika masuk kelas, dan on time juga ketika keluar kelas agar guru yang akan mengajar berikutnya, tidak terlalu lama menunggu di luar kelas.



Itulah muhasabah tahun ini. Semoga ke depannya saya bisa lebih baik dalam mengajar dan mendidik para siswa dan juga anak-anak saya sendiri. Semoga Allah mudahkan saya untuk bisa menjadi motivator dan inspirator kebaikan untuk siswa dan semua orang yang ada di sekitar saya. Aamiin yaa mujibassaailin 🤲🏻

Tuesday, May 28, 2024

Review "Ayah, Aku Rindu"




Judul buku: Ayah, Aku Rindu
Penulis: S. Gegge Mappangewa
Penerbit: Indiva Media Kreasi
Cetakan: Maret 2020
ISBN: 978-623-253-009-6
Tebal buku: 192 hlm.


Bismillah


Senang sekali bisa menemukan novel karya Gegge ini. Saya selalu suka dengan novel-novelnya. Selain berisi petuah-petuah yang bermanfaat, juga mengusung budaya Sulawesi sehingga saya pun bisa mengetahui adat istiadat di sana. Jadinya, membaca novel sekaligus belajar kebudayaan yang ada di Sulawesi. 


Selain kedua hal tersebut, membaca novel karya Gegge ini juga seru karena tokoh-tokohnya adalah remaja dan menceritakan kehidupan remaja. Walaupun bercerita tentang kehidupan remaja, tetapi tidak selalu tentang percintaan. Topik yang diusung biasanya tentang keluarga. Seperti novel yang satu ini. Dari judulnya saja, kita sudah bisa menebak bahwa novel ini pasti tentang seorang ayah.



Namanya Rudi, seorang siswa SMA kelas 12. Dia hidup bahagia dengan kedua orang tuanya di rumah yang penuh dengan cinta, kata ibunya. Memang, mereka keluarga bahagia dan hidup berkecukupan walaupun ayahnya hanya lulusan SMP. Tetapi, ayahnya adalah seorang pekerja keras sehingga sukses memiliki peternakan ayam petelur. Ayamnya ada ribuan. Setiap hari, ayahnya sibuk mengurusi bisnisnya, sedangkan ibunya sibuk melayani para pembeli telur.



Hingga datanglah bencana flu burung yang menyebabkan kematian ayam-ayam mereka. Kerugian pun tak dapat dielakkan. Tetapi, bencana itu belum seberapa dibandingkan musibah yang datang kemudian. Yaitu, meninggalnya ibu Rudi. Ibu yang memang sudah memiliki penyakit kanker itu, akhirnya kembali kepada Allah untuk selamanya.



Ujian yang datang bertubi-tubi itu ternyata melemahkan ayah Rudi, Pak Gilang. Mereka pun pindah ke rumah nenek Rudi karena ayahnya tidak ingin terus terkenang dengan mendiang istrinya. Sejak itulah, ayahnya berubah menjadi pendiam dan tidak peduli dengan Rudi. Puncaknya, ayahnya ingin membunuh Rudi karena ia dianggap sebagai pencuri.



Tentang anak yang dibunuh oleh ayahnya karena diduga mencuri ini, ada kaitannya dengan leluhur orang Sulawesi, yaitu Nenek Mallomo. Seorang yang sangat bijaksana dan bisa diandalkan. Bila ada Nenek Mallomo, segala kesulitan menjadi mudah. Nah, ayah Rudi seperti kesurupan menjadi Nenek Mallomo. Ternyata, depresi karena ditinggal istri tercinta, membuat ayahnya gila sehingga terobsesi untuk membunuh ayahnya sendiri.



Awalnya, Rudi tidak menganggap masalah penyakit ayahnya. Apa pun keadaan ayahnya, ia akan bersabar merawatnya asalkan bisa selalu bersama. Dia merasa sudah tidak punya siapa-siapa kecuali sang ayah. Tetapi karena ayahnya mulai membahayakan orang lain, orang yang juga dekat dengan Rudi dan telah banyak membantu Rudi, terpaksa ia merelakan ayahnya dibawa ke rumah sakit jiwa. 



Bagaimana kelanjutannya? Silakan baca sendiri, dijamin penasaran. Novel ini termasuk novel yang inginnya sekali duduk langsung selesai supaya tidak penasaran dengan ending-nya. Apakah happy ending atau sad ending



Novel ini tersedia di Ipusnas, perpustakaan digital gratis yang bisa dibaca kapan saja. Novel ini sangat cocok untuk para remaja, agar lebih mencintai dan menghormati orang tua serta gurunya. Bagaimana pun keadaan orang tua kita, mereka adalah orang yang telah banyak berjasa dan, tentu saja menjadi salah satu pintu surga kita. 














Sunday, May 26, 2024

Godong Ijo



Bismillah


Sabtu, 25 Mei 2924, siswi kelas 5 dan 6 AHIS melakukan study tour ke tempat wisata Godong Ijo di Depok, tepatnya di Jl. Raya Cinangka Raya No.KM 10, RW.No. 60, Serua, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat 16517. 



Kami tiba di sana, disambut dengan gerimis. Ternyata hujannya merata dari Cikarang hingga Depok. Padahal, biasanya hari cerah cenderung panas cetar. Alhamdulillaah, hari ini adem dan sejuk, jadi tidak terlalu berkeringat.



Selain disambut gerimis, tentu saja kami disambut oleh EO (event organizer) di sana, yang terdiri dari kakak-kakak yang masih muda, sepertinya masih mahasiswa. Lalu kami diarahkan ke sebuah aula. Seharusnya, acara pertama adalah menikmati welcome snack. Biasanya welcome drink, kalau di tempat lain. Namun karena snack siswa belum tersedia, jadi ditunda. Apa sih, snack-nya? Untuk siswa adalah donut, sedangkan guru mendapatkan singkong thailand dan teh/kopi yang diseduh sendiri. Mm ... singkong thailand-nya enak. Singkongnya lembut, manisnya pas. Hanya saja, saus santannya kurang banyak. Tapi tidak mengurangi kelezatannya. Alhamdulillaah.



Banyak kegiatan yang bisa dinikmati para siswa selama di sana. Yang paling exciting mungkin flying fox. Sayangnya, tidak semua siswa berani. Ada beberapa yang cukup puas hanya dengan menonton. Padahal, jarak tempuh flying fox-nya hanya beberapa meter, tidak terlalu jauh. 



Selain flying fox, kegiatan yang tak kalah exciting adalah membuat gelato. Sebenarnya mungkin juga, bukan cara membuatnya, tapi ketika menikmati sajiannya. Siapa sih, anak yang tidak suka ice cream? Tapi, gelato berbeda dengan ice cream, ternyata. Apa bedanya?




Gelato adalah ice cream sehat, yang kandungan udaranya sangat sedikit, kurang dari 10%. Sedangkan ice cream bisa lebih dari 20%. Selain itu, gelato lebih sehat karena menggunakan susu segar, sehingga kandungan lemaknya rendah. Selain gelato yang biasa, ada dua jenis gelato yang unik, yaitu vegan dan sorbet. Gelato vegan semuanya berasal dari nabati, tidak ada kandungan hewani. Sedangkan sorbet terbuat dari 100% buah tanpa campuran apa pun. Itulah sekilas tentang gelato. 



Kegiatan lainnya adalah melukis tote bag, membuat hair serum, mengenal reptil, memberi makan ikan hias, bermain game tradisional, mengenal pembangkit tenaga listrik (PLTA) dari air, angin, dan tenaga surya, serta mengenal berbagai macam tumbuhan. Ada pohon cokelat, kopi, kemiri, kayu manis, dan lain-lain.




Permainan tradisional yang disediakan adalah egrang, hola hoop, bakiak, dan menggerakkan balon di atas gelas air. Jadi, beberapa gelas berisi air penuh diletakkan berjajar. Balon yang ada di atas gelas paling ujung ditiup, supaya bergerak ke gelas berikutnya hingga selesai. 


Kegiatan saat mengenal reptil, termasuk yang seru juga. Di sini, siswa diperkenalkan dengan beberapa macam reptil seperti Jecko, kadal India, landak putih, ular, dan lain-lain. Selain diperkenalkan, siswa diizinkan untuk memegang juga. Wah, banyak yang jejeritan karena takut atau geli. Tapi, mereka hebat, mau mencoba. Kalau saya ya, takut🤭.



Alhamdulillaah, kegiatannya sangat bermanfaat dan memberikan pengalaman baru kepada para siswa. 


Friday, May 24, 2024

Pertama yang Amazing

Bismillah


Di tengah barisan itu, dia berdiri dengan tenang, tak terganggu dengan teman-temannya yang rewel, menangis. Bu Guru pun tak terlalu memperhatikannya karena sibuk menenangkan anak-anak yang menangis. Suasana agak riuh. 



"Umi besok nggak usah nganter aku. Aku sekolah sendiri aja", begitu ucapmu tadi saat jam istirahat. 



Ada rasa haru sekaligus bangga mendengar tuturnya. Di usia empat tahun, engkau sudah menunjukkan kemandirian. Mungkin karena ada dua adik yang harus diurus ibumu, maka kau menjadi dewasa lebih cepat. Tidak takut dan manja seperti balita kebanyakan. MaasyaaAllah, alhamdulillaah. 



Maka, hari kedua sekolah, gadis kecilku tak lagi diantar. Ia berangkat bersama teman-temannya dengan mobil jemputan. Ada rasa tak tega, melepasnya sendiri di antara teman-teman yang belum dikenalnya. Sedangkan ia masih terlalu kecil. Hebat sekali, engkau, Nak.


Itu pula yang ibu guru ungkapkan saat pengambilan rapor. Nisa hebat, pergi sekolah dengan naik jemputan, tidak diantar orang tua, padahal rumahnya jauh. Ya, waktu itu, perjalanan sekitar 30 menit bila tidak macet. Dan, anak sekecil itu harus duduk berdesakan dengan kakak-kakak SD. Sedih bila mengenangnya.


Tak berlebihan, bila keberaniannya itu amazing banget buat saya. Tak salah bila kami menyekolahkan dia di sekolah yang jaraknya lumayan jauh dari rumah. Sedangkan anak-anak lain, sekolah di dekat rumahnya, dan masih ditunggui oleh orang tuanya. Alhamdulillaah, alhamdulillaah.


Walaupun begitu, perjalanan tak selalu mulus. Karena sekolah jauh, otomatis harus berangkat pagi-pagi, hampir sama dengan waktu abinya berangkat kerja. Kadang rewel. Tetapi, itu hanya kadang-kadang terjadi. Hampir jarang. Namun, kadang saat pulang, dia menangis bila telah sampai rumah. Mungkin capai dengan perjalanan di mobil jemputan. 



Alhamdulillaah, masa itu sudah terlewati. Bahkan delapan tahun, ia melewati masa-masa TK dan SD yang harus bangun pagi-pagi dan berangkat sekolah pagi-pagi. Dan, alhamdulillaah, tidak pernah mogok sekolah. Karena memang suasana sekolah yang menyenangkan, guru-guru yang menyenangkan, membuatnya enjoy dan tidak berat dengan perjalanan yang jauh dan macet. 


Ternyata, tidak hanya awal masuk TK saja yang membuat saya takjub dengan keberaniannya. Saat kelas 6, ketika dia harus bimbingan belajar setiap Sabtu dan tidak ada mobil jemputan, dengan beraninya dia pulang naik angkot. Padahal sudah dilarang juga. Memang dasarnya pemberani, biasa saja dia naik angkot. Malah terlihat happy dan enjoy banget. Orang tua di rumah yang menunggu kedatangannya yang was-was. 


Hingga kini, setelah dewasa. Dia memang lebih pemberani. Termasuk berani berbicara di depan publik. Bahkan ketika baru setahun kuliah, dia sudah menjadi pembicara di sebuah seminar, di depan para mahasiswa. MaasyaaAllah. Semoga sifat pemberaninya itu bermanfaat tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk orang lain, terutama untuk kemaslahatan umat. Menjadi pembela Islam, menjadi Mujahidah Allah yang siap menegakkan kalimat Allah di muka bumi ini. Aamiin yaa mujibassaailin 🤲🏻