Tuesday, April 30, 2024

Amalan yang Dilipatgandakan

Bismillah


Rizq Palace, 26 Juni 2022
Ustadz Sona'i Abdurrahman, Lc.



Dalam agama kita, Islam, banyak sekali amalan yang bisa mendatangkan pahala. Bahkan, kita mudah sekali mendapat pahala dari amal ibadah maupun perbuatan yang sangat sederhana. Allah begitu Maha Pemurah. Walaupun baru tebersit niat untuk berbuat baik, sudah dicatat sebagai satu pahala. Namun, ketika kita berniat buruk, Allah belum mencatatnya sebagai dosa. MaasyaaAllah.


Selain mudah dalam mendapatkan pahala, Allah pun menetapkan beberapa amalan yang pahalanya bisa berlipat ganda. Amalan-amalan tersebut dapat dilipatgandakan pahalanya ada yang berdasarkan waktu,  dan ada yang berdasarkan tempat. 


Amalan yang dilipatgandakan pahalanya berdasarkan waktu:
- hari Jumat bada Ashar (memperbanyak doa, dzikir, tilawah Al Qur'an)
- sepertiga malam terakhir 
   (memperbanyak istighfar)
- sepuluh terakhir bulan Ramadhan
- bulan-bulan haram: Dzulqadah, 
   Dzulhijjah, Muharram, Rajab
- hari Arafah (kita meminta apa pun 
   akan dikabulkan Allah)
- yaumul nahar (hari qurban)
- tasyrik
- asy-syuro (10 Muharram)


Amalan yang dilipatgandakan pahalanya berdasarkan tempat:
- dua tanah suci: Makkah dan 
   Madinah (banyak dzikir)
لا اله الا الله الملك الحق المبين 
- masjid
- bumi Arafah
- tempat orang-orang shalih
- majlis ta'lim


Namun, pahala itu tidak datang secara otomatis. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar amalan tersebut bisa mendatangkan pahala. Supaya bisa mendapatkan pahala, dan diterima oleh Allah, maka harus memenuhi syarat-syarat berikut ini. 


Syarat diterimanya amalan/ibadah:
1. Ikhlas 
2. Ada perintah dari Allah atau Nabi 
3. Ada contoh (Sesuai petunjuk Allah 
     yang dicontohkan oleh Rasulullah 
     shallallahu'alaihi wasallam)
4. Ada mahabbah kepada Allah dan 
    Rasulullah shallallahu'alaihi 
    wasallam 
5. Ada unsur tijarah (At Taubah: 111)



I. Menjaga amalan kebaikan

Dalam menjaga amal kebaikan, kita harus tahu, apa saja yang bisa menghancurkan pahala kebaikan tersebut, agar kita bisa menghindarinya. 




Hal-hal yang menghancurkan kebaikan:

1. Kedengkian
2. Kebencian
3. Riya'
4. Sum'ah
5. Ujub
6. Marah-marah 
     Ciri-ciri orang bertaqwa: 
      a. mengendalikan emosi (Ali 
           Imran: orang yang berinfak 
           dalam keadaan senang dan 
           sedih)
      b. pemaaf
      c. berbuat baik 

          "TENGILS"
Takabur
Hanya Allah yang boleh sombong karena Allah yang memiliki segalanya, kuat

Egois/ananiyah X Nahniya (kebersamaan)

Ngegibah, yang boleh >>> untuk pendidikan, tidak disebutkan namanya, kalau tidak diceritakan akan membahayakan orang lain

Galak (nggak pengertian/nggak berperasaan

Iri dengki >>> harus dibuang dengan banyak berdzikir, banyak bersyukur

Licik 

Serakah




Hadits:
"Hati-hati dengan dengki. Karena dengki akan memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar."
>>> Bisa dihindari dengan banyak berdzikir dan shalawat

Obat hati:
- baca Qur'an dan maknanya
- shalat tahajud
- puasa
- banyak berdzikir
- bergaul dengan orang shalih
- menjaga makanan dari yang
   syubhat dan haram

Musibah: akibat kesalahan kita
Bala: musibah dari Allah

















Monday, April 29, 2024

Sebaik-baik Bekal

Ustadz Sona'i Abdurrahman, Lc.
Rizq Palace, Ahad, 26 Juni 2022



Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اَلْحَجُّ اَشْهُرٌ مَّعْلُوْمٰتٌ ۚ فَمَنْ فَرَضَ فِيْهِنَّ الْحَجَّ فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوْقَ وَلَا جِدَا لَ فِى الْحَجِّ ۗ وَمَا تَفْعَلُوْا مِنْ خَيْرٍ يَّعْلَمْهُ اللّٰهُ ۗ وَتَزَوَّدُوْا فَاِ نَّ خَيْرَ الزَّا دِ التَّقْوٰى ۖ وَا تَّقُوْنِ يٰۤاُ ولِى الْاَ لْبَا بِ



"(Musim) haji itu (pada) bulan-bulan yang telah dimaklumi. Barang siapa mengerjakan (ibadah) haji dalam (bulan-bulan) itu, maka janganlah dia berkata jorok (rafats), berbuat maksiat, dan bertengkar dalam (melakukan ibadah) haji. Segala yang baik yang kamu kerjakan, Allah mengetahuinya. Bawalah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku, wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat!"
(QS. Al-Baqarah: Ayat 197)


Sebaik-baik bekal adalah ketakwaan. Baik bekal haji maupun bekal menuju akhirat.


Setelah tahajud, berdoa:
"Ya Allah, saya ridho kepada suami dan anak-anak saya. Dengan keridhoan yang sempurna, turunkan keridhoan-Mu kepada mereka."


Marah kepada anak dan pasangan jangan terlalu lama. Segera maafkan, sebelum Allah marah.
Kalau istri mengerjakan shalat, puasa, dan taat kepada suami, maka ia boleh masuk ke surga dari pintu mana pun.


II. Banyak bersyukur

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاِ ذْ تَاَ ذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَاَ زِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَا بِيْ لَشَدِيْدٌ



"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."
(QS. Ibrahim: Ayat 7)



- alhamdulillaah wabinimatihi tatimushsholihat
- alhamdulillaah 'alaa kulli haal

Ridho, ikhlas
Orang yang tidak bersyukur terhadap nikmat -Ku, orang yang tidak mau menerima ketentuan -Ku, keluarlah dari bumi-Ku.


III. Ancaman 
Orang yang berhaji, lalu tidak pernah berkata-kata kotor dan tidak berbuat maksiat, maka ia akan keluar dari tanah suci dalam keadaan suci seperti bayi yang baru lahir. Begitu pun sebaliknya.


Silakan bermaksiat, tetapi
- jangan sampai terlihat Allah
- jangan di bumi Allah
- jangan menggunakan panca indra milik Allah
- jika sanggup melawan malaikat maut
- jika sanggup melawan malaikat Munkar dan Nakir
- jika sanggup melawan malaikat Malik.

Sunday, April 28, 2024

Amalan Sebelum Tidur



Ust. Sona'i Abdurrahman
Rizq Palace, 29 Juni 2022


Amalan Sebelum Tidur:
1. Berwudhu dengan sempurna
2. Menghadap ke kanan, ke arah kiblat
3. Baca doa

اَللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِيْ إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِيْ إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِيَ إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِيْ إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِيْ أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِيْ أَرْسَلْتَ



Artinya:
“Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepadaMu, aku menyerahkan urusanku kepadaMu, aku menghadapkan wajahku kepadaMu, aku menyandarkan punggungku kepadaMu, karena senang (mendapatkan rahmatMu) dan takut pada (siksaanMu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari (ancaman)Mu, kecuali kepadaMu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) NabiMu yang telah Engkau utus.” 


Faedah membaca doa di atas adalah apabila kita meninggal dunia (di waktu tidur), maka kita akan meninggal dunia dengan memegang fitrah (agama Islam).
(Sumber https://rumaysho.com/1683-dzikir-sebelum-tidur205.html)
     
4. Tasbih 33x, tahmid 33x, takbir 34x
5. Baca Al Ikhlas 3x, Al Falaq 3x, An Naas 3x, lalu tiup tangan dan usapkan ke seluruh badan.
5. Baca Al Mulk, fadhilahnya:
husnul khatimah, Allah lapangkan kuburnya, jasadnya tidak bau
6. Doakan orang-orang beriman dan saudara-saudara muslim >>> doa Nabi Ibrahim, QS. Ibrahim: 40-41

رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْ ۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ

"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan sholat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku."
(QS. Ibrahim: 40)

رَبَّنَا اغْفِرْ لِيْ وَلـِوَا لِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَا بُ
"Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu-bapakku dan semua orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan (hari Kiamat)."
(QS. Ibrahim: 41)

7. baca Al Fatihah
     - untuk orang-orang yang sudah
        meninggal
     - untuk kaum muslimin yang masih 
        hidup
     - untuk saudara-saudara
     - untuk anak-anak
     


Sedangkan adab saat nangun tidur adalah duduk sebentar, lalu baca doa berikut ini:

الحمد لله الذي أحيانا بعد ما اماتناواليه النصور 
لا اله الا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد يحي و يميت و هو 
سبحان الله والحمد لله ولا اله الا الله والله اكبر 
لا حول ولا قوة الا بالله اللهم اغفر لي 


• Sebelum fajar, hendaknya kita memperbanyak istighfar dan shalawat.

• Setelah Subuh tidak boleh tidur karena akan mewariskan kemiskinan. Saat itu, malaikat bagi-bagi rezeki.
• Jika i'tikaf biasakan sampai syuruq dan shalat Syuruq.
• Biasakan untuk memulai aktivitas dengan
بسم الله توكلت على الله لا حول ولا قوة الا بالله
• Bersedekah subuh agar didoakan oleh malaikat.
• Lakukan apa pun, dengan niat karena Allah.
• Menjaga wudhu karena faedahnya adalah selalu diberikan rahmat dan ampunan, diangkat derajatnya, diberikan kewibawaan, cahaya di mukanya, wajahnya bercahaya saat di  padang Mahsyar, dan malaikat mendoakan.

اللهم اعني على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

Doa agar dipermudah dalam beribadah kepada Allah.



Saturday, April 27, 2024

Agar Amalan Diterima Allah

Bismillah


Kajian di Rizq Palace, Makkah, bersama Ustadz Sona'i Abdurrahman, Lc.
Selasa, 28 Juni 2022


Inilah salah satu enaknya ikut KBIH Daarutakwien ata Data, yaitu selalu ada kajian dari ustadz, sehingga ilmu dan wawasan kami bertambah. Jazakumullahu khairan katsira Ustadz Faiz dan Ustadz Sona'i. Kemarin Ustadz Faiz yang mengisi karena Ustadz Sona'i belum sampai di Makkah. 


Amal tanpa ilmu, amalannya ditolak.
Ilmu dan amal tidak bisa dipisahkan. 
Taklid: melakukan ibadah hanya sekadar ikut-ikutan, tanpa ilmu.

Dalam melakukan kebaikan, harus berprinsip bahwa apa yang diamalkan itu ada perintah/contoh dari Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam.

Ibadah >>> melakukan sesuatu yang memiliki keterikatan, ketundukan, dan kepatuhan kepada Allah.

Taqdimul Aham
Dahulukan yang paling penting dari yang penting. Dahulukan yang penting daripada yang tidak penting.

Jika melakukan ibadah tapi dengan mendzalimi orang lain, maka ibadahnya tidak diterima.

Melihat apa pun, utamakan husnudzon (berbaik sangka).

Ketika melihat kesalahan orang, itu karena kita bisa menutupi aib kita, sedangkan orang tersebut belum mampu. Dan, yang jelas, Allah telah menutupi aib kita.


Allah menutupi aib kita, selama kita mampu menutupi aib saudara kita.


Menakjubkan perkara orang mukmin. Semua bernilai ibadah. Diberi nikmat, ia bersyukur. Diberi kesempitan, ia bersabar.

Agar seluruh aspek kehidupan kita bernilai ibadah:
1. Niat
2. Awali dengan doa



Shalat Syuruq di Indonesia: waktu syuruq ditambah 5-7 menit 

Tanda waktu syuruq di Madinah: terbukanya kubah/payung, di Makkah: lampu taman dimatikan.

Amalan yang berkesinambungan akan mendatangkan kekuatan, meskipun sedikit.




KEUTAMAAN ISTIGHFAR
1. menghapus dosa
2. agar dapat menghadapi segala ujian hidup dan kehidupan kita
QS. Nuh: 10-12 (solusi kehidupan)
3. mempercepat proses diijabahnya doa oleh Allah
Waktu terbaik istighfar: waktu sahur, sebelum subuh/fajar
Lakukan istighfar dengan niat melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya.
4. Allah menajamkan pikiran kita, menghindarkan kita dari marabahaya


Perbanyak doa:
Doa adalah perintah Allah dan Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam yang berisi permohonan dan permintaan.
Doa yang diajarkan Nabi kepada putrinya, Fatimah:



يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ، وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ

Wahai Tuhan Yang Maha Hidup, wahai Tuhan Yang Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku, dan jangan Kau serahkan kepadaku meskipun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dariMu).
(HR. An-Nasa'i)


Doa yang diajarkan Nabi kepada istrinya Aisyah:






Anak setan
Yang terbesar: yang durhaka kepada orang tua
Curang dalam jual beli
Orang yang selesai shalat langsung berdiri, tidak berdzikir/berdoa/istighfar


Doa yang diijabah saat shalat:
Saat sujud
Sebelum salam

- minta mati dalam keadaan husnul khatimah
- taubat qabla maut
- yaa muqallibal ...
- rezeki yang berkah


Adab berdoa:
Berwudhu
Menghadap kiblat
Dengan khusyuk, tenang
Dengan suara lembut 
Mengangkat kedua tangan 
Tidak tergesa-gesa
Hindari mengatur Allah


Waktu yang diijabah:
Setiap selesai shalat
Saat sujud
Saat tahiyat akhir
Sepertiga malam terakhir
Hari Jumat bada Ashar
Pada saat safar
Bulan Ramadhan: saat berbuka dan sahur
10 hari pertama bulan Dzulhijjah

Nafar Awal: menginap 2 hari : 49 batu kerikil
Nafar Tsani: menginap 3 hari: 70 batu kerikil

Keluar dari Mina sebelum matahari tenggelam 




Friday, April 26, 2024

Al Fatihah: 5-7

Bismillah


Kajian di tenda Mina
Ahad, 10 Juli 2024 (11 Dzulhijjah 1443 H)
Ustadz Sona'i Abdurrahman, Lc.

Penyebab kita masuk surga bukan amalan kita, tetapi rahmat Allah.

Orang yang keimanannya sudah tinggi, ia beribadah bukan karena mengharap surga yang merupakan makhluk Allah, tetapi hanya mengharap ridho Allah.

اللهم إنا نسألك رضاك و الجنة و نعوذ بك من سخطك والنار

Meski sekarang level kita masih mengharapkan surga Allah, Allah akan membimbing kita untuk mendapatkan maqam seperti orang yang keimanannya sudah tinggi, hanya mengharap ridho Allah.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِيَّا كَ نَعْبُدُ وَاِ يَّا كَ نَسْتَعِيْنُ

"Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan." (QS. Al-Fatihah: 5)


Al-Qur'an berisi:
1. Kisah
2. Pendidikan; Allah mengajarkan kepada kita bagaimana cara beribadah, berdoa, akhlak, cara mengungkapkan kekhawatiran kita 
3. Berita masa lalu dan masa yang akan datang

*Tunaikan kewajiban (menyembah Allah), maka hak (pertolongan Allah) akan diberikan.
Menegaskan tentang dua hal: kewajiban dan hak

*Meniadakan tuhan selain Allah
*Mementingkan hak Allah
Give and take
>>> Makan di restoran: bayar dulu baru makan, seperti restoran di Eropa atau Timur Tengah
>>> Mengucapkan salam; memberi dulu baru menerima


QS. At Taubah: 111
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ اشْتَرٰى مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ اَنْفُسَهُمْ وَاَ مْوَا لَهُمْ بِاَ نَّ لَهُمُ الْجَــنَّةَ ۗ يُقَا تِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ فَيَقْتُلُوْنَ وَ يُقْتَلُوْنَ ۗ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِى التَّوْرٰٮةِ وَا لْاِ نْجِيْلِ وَا لْقُرْاٰ نِ ۗ وَمَنْ اَوْفٰى بِعَهْدِهٖ مِنَ اللّٰهِ فَا سْتَـبْشِرُوْا بِبَيْعِكُمُ الَّذِيْ بَايَعْتُمْ بِهٖ ۗ وَذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ

"Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang di jalan Allah; sehingga mereka membunuh atau terbunuh, (sebagai) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil, dan Al-Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain Allah? Maka bergembiralah dengan jual-beli yang telah kamu lakukan itu, dan demikian itulah kemenangan yang agung."
(QS. At-Taubah: Ayat 111)

*Mengapa "kami" bukan "saya"?
Nahniyah: kami
Ananiyah: sendiri, ego
>>> Allah mengajarkan kepada kita agar selalu mengedepankan nahniyah/kebersamaan

*
Tidak melakukan sesuatu kecuali atas perintah Allah. 
Tidak merencanakan sesuatu kecuali atas izin Allah. 

Sembah Tuhanmu sampai keyakinan (kematian) menjemput. 
Segala sisi kehidupan kita harus bernilai ibadah.

Pertolongan Allah:
1. Mutlak, tanpa keterlibatan makhluk : pahala, selamat dari azab
2. Allah yang mengizinkan melalui perantara makhluk, misalnya minta tolong kepada tetangga.
Contoh: ketika Nabi Musa sakit gigi dan meminta kesembuhan kepada Allah, maka Allah menyuruhnya untuk makan suatu daun. Dan sembuh.
Saat sakit kedua, Nabi Musa langsung makan daun tersebut, tetapi tidak sembuh. Hal ini terjadi karena Nabi Musa bergantung kepada daun, bukan kepada Allah.

Ibnu Abbas: 
Suatu hari aku berada di belakang Nabi, beliau bersabda, "Wahai Ghulam, aku akan mengajarkan suatu kalimat: Jagalah Allah, maka Allah akan menjagamu. (Laksanakan perintah Allah, Allah akan menjagamu)
Hindari larangan -larangan Allah, maka akan mendapatkan solusi dari Allah. 
Kalau mau bertanya, bertanyalah kepada Allah, kalau minta tolong, mintalah tolong kepada Allah.


اِهْدِنَا الصِّرَا طَ الْمُسْتَقِيْمَ 

"Tunjukilah kami jalan yang lurus,"
(QS. Al-Fatihah: Ayat 6)


* ila: petunjuk diperoleh setelah kita berusaha
Tanpa "ila", petunjuk yang langsung diberikan oleh Allah

Shiroth: bentuk tunggal
Kalau "Sabil", "Thariq" ada bentuk jamaknya 

Shiroth>>> sudah pasti jalan yang bagus 
Jalan yang lurus: 

صِرَا طَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّيْنَ

"(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat." (QS. Al-Fatihah: 7)

Al Kahfi: 79-82
Aamiin: Ya Allah, perkenankan doa kami
Aamin: orang yang terpercaya 
Kalau amin diucapkan bersamaan dengan malaikat, maka Allah akan mengampuni dosa kita.


Wednesday, April 24, 2024

Tafsir QS. Al Fatihah (Ustadz Sona'i)

             Bersiap untuk melempar jumroh 

Bismillah

Mina, Ahad, 10 Juli 2022 (11 Dzulhijjah 1443 H.)

Kajian ini disampaikan oleh Ustadz Sona'i di tenda Mina. Yang mengherankan, saat di tenda kami mengadakan kajian, tenda sebelah marah karena merasa terganggu. Padahal kajian dilaksanakan di siang hari, bukan malam hari. Akhirnya, kajian dilakukan tanpa menggunakan loud speaker


QS. Al Fatihah termasuk surat Makkiyah (turunnya sebelum hijrah).

Kalau Madaniyah setelah hijrah.


Makkiyah dan Madaniyah menyifati masa, bukan tempat.

Rasulullah berdakwah di Makkah 13 tahun: 3 tahun sembunyi-sembunyi, 10 tahun terang-terangan.

Di bukit Shafa Rasulullah mengumpulkan saudara-saudaranya.
Shafa: bersih
Sa'i: kita disuruh berusaha, ikhtiar menjemput takdir Allah. Hal ini mendidik kita, bahwa saat ikhtiar jangan pernah menyerah karena Allah pasti memberikan rezeki. Hanya saja kita tidak tahu kapan pertolongan Allah itu akan datang.

Quraisy: at-taqarusy: himpunan: menghimpun sekian banyak suku yang berasal dari Nabi Ibrahim 'alaihissalam.
Al qursyu: hiu yang selalu dikawal ikan-ikan kecil
Quraisy didampingi oleh suku-suku yang kecil.


Isteri Abu Jahal: Arwa (Ummu Jamil)



Al Fatihah turun sebelum hijrah.

Al-Qur'an diturunkan sedikit demi sedikit:
1. agar mudah dihafal
2. agar mudah dipahami
3. menjaga keabsahan dan validitas Al-Qur'an. Setiap turun ayat, ada sahabat yang mencatat dengan disaksikan oleh para saksi.

Abdul Aswad Abdul Ali: memberikan tanda titik dan harakat pada mushaf Al-Qur'an yang ditulis pada masa Utsman bin Affan. 

Al Fatihah diturunkan sebelum/setelah Isra Mi'raj. 
Al Fatihah: pembuka Al-Qur'an
Keutamaan: menjadi pembuka bagi setiap yang tertutup
Ummul kitab/Qur'an
Tujuh ayat yang berulang-ulang (sab'ul matsani)
Al Kafi: cukup
Syukri: surat syukur
Surat doa
Suratul Kanzun: perbendaharaan
Suratul Ibadah: ada ayat iyyaka
Asysyafiyah: obat
Suraturroqiyah: orang yang meninggi/pembela/pelindung
Suraturrukyah
Suratusysyafaah
Suratul Hamdi: memuji
Suratul Kamilah: sempurna

Imam Hanafi: makmum tidak perlu membaca Al Fatihah, bila bacaan imam terdengar.
Imam Syafi'i: wajib membaca Al Fatihah setelah imam selesai membacanya.

Ayat 1: بسم الله الرحمن الرحيم
"Saya bekerja, saya melakukan apa pun disertai dengan menyebut nama Allah." 
Maka, pekerjaan ini mengandung berkah karena dimulai dengan menyebut asma Allah.

Nama: sumukun: dijunjung tinggi
Samatun: ciri, ciri tertentu untuk memberikan kesan yang bagus 
Ismullah: ciri, harus dijunjung tinggi
Setiap kebaikan yang tidak dimulai dengan basmalah, akan terputus kebaikannya.

Tidak ada alif karena 
- orang Arab suka yang simpel 
- Allah mengajarkan kepada Nabi seperti itu 
- agar hurufnya lengkap 19 huruf >>> Al Muddatssir: 30
Orang yang mendawamkan basmalah akan selamat dari neraka saqar dan membaca
 لا حول ولا قوة الا بالله 
(19 huruf juga) akan diberi kemudahan.

Jumlah ayat, jumlah surat di dalam Al-Qur'an bisa dibagi dengan 19.

Jumlah basmalah dalam Al-Qur'an: 114.
Ayat 30 di dalam surat Al-Qur'an, berisi informasi penting.
اسم
Ada 19 di dalam Al-Qur'an, di luar basmalah.
 
الله bukan bahasa Arab karena Allah sendiri yang menamai

Walaha: mengherankan dan menyebabkan decak kagum bagi peneliti

اله : tuhan 
Disebut tuhan
Al marhub: harapan
Ditakuti
Al mahbub: Dicintai

الله
Tanpa Alif: lillah
Lam pertama dibuang: lahu: milik Allah

Demikian tafsir QS. Al Fatihah ayat pertama. Ini pun belum tuntas dan lengkap karena keterbatasan waktu. 



Bab. Menunjukkan Kepada Kebaikan & Mengajak Kepada Kebenaran Atau Kesesatan



*KAJIAN RABU Tanah Tinggi Tangerang* 

 📝 *RIYADUSH SHALIHIN* 📝
( _Bab. Menunjukkan Kepada Kebaikan & Mengajak Kepada Kebenaran Atau Kesesatan_)

🎙️ *Ustadz Djazuli Ruhan Basyir, Lc.* 
*حفظه الله تعالى*

🕌 Masjid Al Hakim

📆 24 April 2024


🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿🍂

 *MUKADIMAH*

Bab ini menjelaskan tentang salah satu akhlak mulia seorang muslim adalah bisa selalu aktif mengajak orang lain kepada jalan kebaikan dalam segala hal yg membawa manfaat. Kebaikan berarti segala sesuatu yang bermanfaat untuk ibadah kita, dan harta yang bermanfaat bagi kita adalah harta yang membawa kebaikan bagi seorang muslim.

Diantara doa yang Allah Ta’ala ajarkan dalam Al Qur’an adalah doa:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Ya Allah, berikanlah kepada Kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah Kami dari siksa neraka.” 

(QS. al-Baqarah : 201).

Mengajak pada kebaikan memiliki makna yg luas dari pada dakwah, tidak semua ajakan pada kebaikan adalah dakwah, karena dakwah lebih sempit cakupan nya, dakwah sendiri berarti mengajak manusia mengenal agama, kembali kepada Allah dan tauhid. 
Dan syarat orang berdakwah harus memiliki ilmu agama. Tidak boleh seorang yg awam / tanpa ilmu mengajak kepada satu hal permasalahan dalam agama. 

Orang yang berakhlak baik akan selalu aktif mengajak orang lain pada kebaikan dan tidak menunggu kebaikan namun menjadi perintis/memulai dan memotivasi kebaikan itu sendiri.

🔷 Dakwah dibagi 2 macam, yaitu :

1️⃣ Dengan ucapan/lisan
Tidak boleh membicarakan hal tertentu yg berkaitan dengan agama tanpa memahami hal yg dibicarakan/disampaikan

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَلَا تَقْفُ مَا لَـيْسَ لَـكَ بِهٖ عِلْمٌ ۗ اِنَّ السَّمْعَ وَا لْبَصَرَ وَا لْفُؤَادَ كُلُّ اُولٰٓئِكَ كَا نَ عَنْهُ مَسْئُوْلًا

"Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya."

(QS. Al-Isra' 17: Ayat 36)

2️⃣ Dengan perbuatan
Merupakan hal yang lebih efektif dan dekat kepada pertolongan Allah dibandingkan dakwah dengan lisan, karena manusia itu melihat kepada keteladanan/panutan

" _Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyatina qurrata a’yun, waja’alna lil muttaqina imama_ ."

Artinya: “Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri dan keturunan kami sebagai penyenang hati, dan jadikanlah kami imam (pemimpin) bagi orang-orang yang bertakwa.”

📌Faedah ayat :

▪️Sukses dalam dakwah terkhusus kepada keluarga adalah dengan banyak DOA. Karena doa senjata terbaik seorang muslim dalam merubah sesuatu dan mengajak kepada kebaikan

▪️Berhasilnya dakwah adalah dengan menyertakan contoh bukan sekedar bicara tanpa praktek

🔷 *Hal yang Berkaitan Dengan Dakwah*

🔹Bersifat ketat

🔹Wajib memiliki ilmu saat menyampaikan dakwah, selama materi yg disampaikan adalah hal yg berkaitan dengan agama maka itu adalah dakwah

🔹Memiliki metode dakwah yaitu hikmah (menempatkan sesuatu pada tempatnya).

Dakwah disampaikan dengan kelembutan sampaikan dengan bahasa yang baik dan mudah dimengerti dan sesuaikan dengan karakter orang, tingkat intelektual dan pemahaman, waktu dan tempat.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَأْمُرْ اَهْلَكَ بِا لصَّلٰوةِ وَا صْطَبِرْ عَلَيْهَا ۗ لَا نَسْــئَلُكَ رِزْقًا ۗ نَحْنُ نَرْزُقُكَ ۗ وَا لْعَا قِبَةُ لِلتَّقْوٰى

"Dan perintahkanlah keluargamu melaksanakan sholat dan sabar dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik di akhirat) adalah bagi orang yang bertakwa."

(QS. Ta-Ha 20: Ayat 132)

🔷 *Cara Berdakwah*

1️⃣ Dengan hikmah
Melihat suatu kondisi atau menyesuaikan keadaan

2️⃣ Dengan nasehat
Tidak selalu perbuatan itu memberi pengaruh, terkadang diperlukan penjelasan melalui lisan

3️⃣ Dengan dialog/debat bukan untuk menjatuhkan namun utk mengingatkan dan menasehati

4️⃣ Tidak selalu menggunakan dalil namun bisa juga dengan cara yg logis

5️⃣ Menerima dan mengamalkan ilmu tunduk kepada dalil Al quran & sunnah yang akan menjadi sebab Allah akan mengangkat derajat kita.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمَا كَا نَ لِمُؤْمِنٍ وَّلَا مُؤْمِنَةٍ اِذَا قَضَى اللّٰهُ وَرَسُوْلُهٗۤ اَمْرًا اَنْ يَّكُوْنَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ اَمْرِهِمْ ۗ وَمَنْ يَّعْصِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا مُّبِيْنًا

"Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, dia telah tersesat, dengan kesesatan yang nyata."

(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 36)

🔷 *Hadist dan Quran yang Berkaitan Dengan Kebaikan*

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِا لْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۗ وَاُ ولٰٓئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

"Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 104)

🔷 *Makna Umat dalam Al quran*

▪️Agama

▪️Waktu yang panjang/bertahun2

▪️Panutan

▪️Sekelompok manusia

Dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ مِنَ النَّاسِ مَفَاتِيحَ لِلْخَيْرِ، مَغَالِيقَ لِلشَّرِّ، وَإِنَّ مِنَ النَّاسِ مَفَاتِيحَ لِلشَّرِّ مَغَالِيقَ لِلْخَيْرِ، فَطُوبَى لِمَنْ جَعَلَ اللَّهُ مَفَاتِيحَ الْخَيْرِ عَلَى يَدَيْهِ، وَوَيْلٌ لِمَنْ جَعَلَ اللَّهُ مَفَاتِيحَ الشَّرِّ عَلَى يَدَيْهِ

“Sesungguhnya di antara manusia ada yang menjadi pembuka kebaikan dan penutup pintu keburukan. Dan sesungguhnya di antara manusia ada yang menjadi pembuka keburukan dan penutup kebaikan. Berbahagialah orang-orang yang Allah jadikan sebagai pembuka kebaikan melalui tangannya. Dan celakalah orang-orang yang Allah jadikan sebagai pembuka keburukan melalui tangannya.” 

(HR. Ibnu Majah no. 237, Ibnu Abi ‘Ashim dalam As-Sunnah no. 297, Ath-Thayalisi dalam Al-Musnad no. 2082 dan Al-Baihaqi Syu’abul Iman no. 298. Dinilai hasan oleh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 1332)


🔷 *Keutamaan Mengajak Kepada Kebaikan*

Mendapatkan aliran pahala yang tidak putus
Karena menjadi wasilah bersambung nya ilmu dan sebab kebaikan yg sama dengan orang yg mengamalkan nya

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنَ الأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ لاَ يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلاَلَةٍ كَانَ عَلَيْهِ مِنَ الإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ لاَ يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا

“Barangsiapa yang menyeru kepada petunjuk, maka dia mendapatkan pahala sebagaimana pahala-pahala orang yang mengikutinya, tidak mengurangi pahala-pahala mereka sedikit pun juga. Dan barangsiapa menyeru kepada kesesatan, maka dia mendapatkan dosa sebagaimana dosa orang-orang yang mengikutinya, tidak mengurangi dosa-dosa mereka sedikit pun juga.” 

(HR. Muslim, no. 2674)


✔️ *Silahkan share sebanyak-banyaknya semoga menjadi wasilah pahala jariyah bagi kita semua*

📍 _Semoga bermanfaat & jangan lupa untuk mengamalkan ilmunya_

❌ ```Tidak dibolehkan merubah catatan yang sudah ada tanpa ijin notulen```

Kesempurnaan hanya milik Allah kekurangan dan kealpaan dalam penulisan dan penyampaian sudahlah pasti milik saya pribadi

🙏 _Mohon Maaf Lahir Bathin & Semangat Menuntut Ilmu_

📝 _Ita Ummu Nanda_